HISTORY OF 4.20 4.20 bermula dari Custees , Sebuah Usaha Clothing “home Industry” yang memberikan kebebasan bagi para pembeli untuk menentukan sendiri desain dari tampilan T-shirt yang dipesan Custees lahir pada 20 April 2010 dan langsung mendapat respon positif dari masyarakat. Akan tetapi, eforia ini tidak berlangsung lama. Custees meredup tidak lama kemudian. Belajar dari pengalaman dalam membangun Custees, Roby Geisha, Denny Setiawan dan Galang Prima menyadari bahwa dibutuhkan konsep yang lebih matang dan sumber daya manusia yang lebih kompeten untuk dapat bersaing di dalam bisnis clothing. 4.20 lalu menjadi pilihan untuk menggantikan Custees sebagai sebuah brand clothing. Nama 4.20 diambil dari tanggal lahir Custees yaitu 20 April (dalam penulisan bahasa Inggris kerap ditulis 4.20). Dalam mengembangkan konsep bisnis 4.20, Roby Geisha, Denny Setiawan dan Galang Prima mengundang Dedek Prayudi untuk ikut bekerjasama. Dalam prosesnya, keempat nama ini berhasil merum...
Lewat debut album Anugrah Terindah, band Geisha asal Pekan Baru yang terdiri dari Momo (vokal), Roby (gitar), Nard (bass), Dhan (keybord) dan Aan (drum) mengukuhkan diri sebagai salah satu band pendatang baru paling bersinar di tahun 2009 dan 2010 di Indonesia dengan megahits single mereka, ”Jika Cinta Dia”. Tahun 2009 dan 2010 adalah tahun sibuk bagi Geisha. Alumni festival musik A Mild Live Wanted (AMLW) 2007 bareng d’Masiv, di album kompilasi AMLW 2007 Wanted pertama ini banyak menjelajah wilayah nusantara berkat debut album mereka yang menuai banyak pujian dan menempati kesuksesan di seluruh Indonesia. Tugas berat berikutnya bagi Geisha adalah di album kedua. Album penuh yang masih dibawah bendera Musica Studio’s ini resmi rilis awal Februari 2011 ini dengan tajuk Meraih Bintang (2011). Masih mempercayakan pada duet maut produser bertangan dingin, Noey dan Ichom album kedua Geisha ini masih memaparkan musik Geisha yang be...
Konon katanya, disamping kesiapan materi beserta kematangannya dalam sebuah album, sabar adalah kunci lain dari sebuah kesuksesan. Kalo memang begitu adanya, maka Geisha ada pada lajur yang dimaksud. Proses kematangan album yang telah memakan waktu hingga sekitar 2 tahun, menjadikan lima anak muda asal Pekanbaru ini sebagai kumpulan petarung yang siap berjibaku dengan crowd-nya scene musik dalam negeri. Bangga rasanya punya teman-teman yang sabar menanti hingga album ini dirilis. Entah seperti apa jadinya, kalo kesabaran nggak dimiliki oleh setiap personil Geisha, ungkap Roby. Bermodalkan sebuah album berjudul Anugrah Terindah, band yang digawangi oleh Momo (vokal), Roby (gitar), Nard (bass), Dhan (keybord) dan Aan (drum) sepertinya sudah siap menjelajahi scene musik lokal. Materi-materi cerdas dan menyegarkan pastinya akan dijadikan peluru tajam yang siap menembus sanubari para penikmat musik tanah air. Sesuai dengan judul albumnya, bagi kami pencapain ini adalah anugerah pa...
Komentar
Posting Komentar